Sore itu di balik barisan awan,
Menjelang berakhirnya waktu kunjunganku di kota nan erotis ini, solo penuh kenangan......
uh kenangan ......
Mengingatkanku pada suatu waktu pertemuan terakhirku dengan sosok yang inspiratif yang tidak lain adalah kepala sekolahku waktu semasa SMAku dahulu yang berpindah alih menjadi pembisnis ulung ketika tidak berapa lama aku lulus. walaupun sewaktu masa sma dulu tidak sedikit aku keluar masuk ruangan beliau.
Pertemuan terakhir kami yaitu sewaktu kami masih terkumpul dalam sekelompok diskusi yang membahas tentang pengalaman serta impian kelompok setiap perjumpaan, dengan kepala sekolahku dulu sebagai mentor wali kami yang juga membahas tentang pentingnya silaturahmi dan keimanan manusia yang berjalan kedepanya. Dan dalam pertemuan itu satu kata yang aku ingat yang di ucapkan beliau " Saya ada sedikit urusan di luar indonesia, untuk kedepanya kalian mandiri ya " cetuknya di akhir pertemuan kami sambil meletakan senyum kecilnya memandangku, aku seperti biasa membalas senyum kecilnya dengan anggukan dan senyuman kecil itu. tidak lama kemudian di susul beliau menyalamiku dan berkata " pertemuan yang akan datang kamu cerita soal kenangan ya, yang terkenang olehmu ree " kembali aku mengangguk kecil sembari senyum kecil khas yang dia ajarkan.
Tidak lama baru-baru ini aku menerima kabar dari temanku yang juga sering berdiskusi disana bahwa kepala sekolah Sma kami dahulu sudah tidak ada, begitu bunyi pesan singkat itu, berhubung aku sedang dinas di luar kota sekarang dan tidak pernah hadir berdiskusi kembali, kabar itu mengingatkanku akan bisikan terakhir beliau, entah temanku mengatakan tidak ada dalam konsep tidak beredar lagi mungkin ? atau tidak datang berdiskusi kecil bersama mereka lagi? atau sebagai pembisnis beliau bangkrut mungkin ?
Yang aku tau pasti aku paham betul tugas yang akan kutuntaskan soal bisikan malam itu,
Kenangan akan selalu hidup, dengan atau tanpa raga.
Ree
Malam yang hening saat rembulan di selimuti awan agar tidak ada yang tau tangis sang rembulan, kaukah disana Ree ? Sosok dewa matahari yang sedang jatuh cinta pada sudut yang ada di alam semesta ini sehingga kau tinggalkan rembulan begitu saja ?
Selasa, 10 Maret 2015
Sejuta rasa yang di logiakan.
Malam hari ketika rembulan sedang tersenyum, manisnya.
Kali ini soal cinta. Soal sejuta rasa. Begitu bukan kalau pinjam syair lagu tempo dulu yang aku sudah lupa penyanyinya.
Tapi penyanyi itu memang bener sih, apa lagi yang berjuta rasa di banding cinta ? atau mungkin aku yg belum merasakan mungkin ? yah mungkin aja toh aku juga mau merasakan hehe.
Aku teringat salah satu tokoh wayang terkenal itu semar pernah bilang " Perkerjaan yang paling sia sia itu menceramahi orang yang senang jatuh cinta ". lah tokoh wayang nan cinderung gendut tau taunya soal cinta, atau mungkin senar dahulu berkerja sebagai penceramah orang yang sedang jatuh cinta ? sehingga dia memutuskan untuk ambil seni peran drama wayang sebagai tokoh ? entahlah.
Ah semar, aku teringat beberapa waktu yang lalu aku lewat ruang depan ketika tv masih menyala dan aku berniat untuk mematikan tv untuk menghemat listrik di rumah yang harganya terus naik bersama presiden baru itu, niatku terhenti ketika ada sepasang kekasih selebritis sedang melakukan jumpa pers tentang hubungan mereka, yang membuat niatku untuk mematikan tv terhenti adalah fisik dari pasangan kekasih tersebut, Perempuanya fisiknya sangat besar dan cinderung doyan makan sehingga besar sekali perutnya, dan kekasihnya yang mungkin sering nge gym sehingga tegap dan bagus sekali badanya dengan fisik nan gantengnya itu dan belum sampai di situ, yang membuat saya akhirnya duduk di depan tv adalah keduanya mengadakan jumpa pers adalah mereka membicarakan tentang cinta, yang wanita mengaku sangat mencintai prianya dan yang pria mengaku cinta kepada wanitanya, dari sekian banyak kasus untuk mencari populeritas, aku bahkan tidak berfikir mereka mencari populeritas atau tidak, tapi bisa bisanya lho mereka mengatas namakan cinta di atas yang maha cinta ? mungkin mereka benar benar saling mencintai mungkin ? sebagaimana ada 'Beauty and the beast' ? mungkin memang cinta itu ada ketika ada rasa nyaman yg di beli dengan uang ? atau mungkin rasa cintamu itu kamu logika kan ? entahlah semar benar, jangan menasehati orang yg sedang jatuh cinta, karena kamu nda mungkin menghitung atau mungkin mencatat beberapa rasa jatuh cinta itu ? jutaan ? dua jutaan ? ah sudahlah semarpun tidak ambil pusing dari itu.
Bahwasanya kamu tidak perlu repot memikirkan soal cinta, soal cintamu. apa lagi di logikan, kalo kamu pahami soal perasaan jatuh cintamu itu, kamu bukan sedang jatuh cinta.
Ree
Langganan:
Postingan (Atom)